Mitos konyol patung yang menghamili manusia


Di Orlando, pasangan yang sangat menginginkan keturunan bisa datang ke Museum Ripley's Believe It or Not di Pantai Myrtle, South Carolina, Amerika Serikat (AS). Museum ini memamerkan sepasang patung kesuburan yang didatangkan dari Pantai Gading, Afrika Barat, selama sebulan mulai 1 Maret mendatang.


Legenda Patung Kesuburan ini bermula pada 1995. Pemilik Museum Ripley membeli sepasang totem kayu setinggi masing-masing 1,5 meter ini untuk menghiasi kantor pusat mereka di Orlando, Florida. Patung-patung ini dibeli dari suku Baule di Pantai Gading dengan harga masing-masing US$ 1.000.

Pada tahun pertama patung-patung ini dipamerkan, delapan dari 20 staf kantor Ripley memperoleh keturunan. Staf perempuan Ripley, Kimberly Martin, juga mendadak hamil padahal ia rajin mengonsumsi pil KB.

Seorang perempuan petugas Airborne Express yang secara rutin menyentuh patung itu ketika mengirimnya untuk Ripley's Entertainment Inc., juga hamil.

Misteri seputar patung ini pernah ditayangkan di stasiun televisi CNN, Good Morning America!, Unsolved Mysteries (empat kali tayang ulang), Primer Impacto di Spanyol, dan sejumlah besar program-program televisi lokal.

Perempuan-perempuan dari bagian dunia yang jauh dari Amerika telah mengirim faks bergambar fotokopi tangan mereka, potongan-potongan pakaian, dan barang-barang lainnya untuk digosokkan ke patung-patung itu dengan harapan akan segera hamil.

Patung-patung ini telah dipamerkan di banyak negara di seluruh dunia. Menurut Ripley, lebih dari 2.000 perempuan hamil setelah menyentuh patung itu.



sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

type='text/javascript'/>